Pihak Sekolah Hanya Beri Sanksi Pembinaan Untuk Siswa Ikut Aksi Unjuk Rasa

0
17

KARAWANG– Puluhan pelajar berunjuk rasa menolak pengesahan Undang-undang Ciptakerja  di Karawang dan berencana akan Kompleks Gedung DPR  diamankan Polres Karawang. Para siswa akhirnya dikembalikan kepada orangtua masing-masing setelah menemui anaknya di Mapolres Karawang tadi malak.

Salah satu pelajar asal Cikampek, D (16) mengaku tidak izin kepada orangtua untuk ikut demo kemarin,Siswa berjaket kaos sweter tersebut diajak teman-teman melalui pesan singkat WA untuk ikut gabung aksi unjuk rasa dengan pelajar lainnya

“Pesan singkat ajakan ikut aksi unjuk rasa  untuk berkumpul disuatu tempat di Karawang, namun sebelum sampai sudah terjaring razia,”kata D siswa SMK PGRI Cikampek, pada Kamis (8/10) kemarin .

Guru SMK PGRI Cikampek, Bambang mengakui ada siswa sekokahnya yang berencana ikut demo penolakan UU Ciptakerja,namun batal berangkat setelah terjaring razia polisi dan satgas pelajar di depan Polsek Klari,Karawang.

“Sebetulnya ada 3 orang siswa yang ikut demo ke Senayan Jakarta, namun 2 siswa terjaring razia, 1 lolos sudah sampai di Jakara,” kata Bambang, saat ditemui di Polsek Klari.Jum’at (9/10)

Pihak sekolah tidak bisa berbuat banyak karena siswa saat pandemi corona ini masih belajar daring dirumah ,sekolah setiap pagi memberikan tugas belajar melalui ponsel group WA.Saat belajar dirumah pengawasan sepenuhnya dikembalikan kepada orang tua siswa.masing-masing.

“Sekolah sudah membuat sistem absen melalui google map ,dimana siswa berada akan diketahui,” katanya.

Pihak sekolah belum bisa memastikan sanksi yang akan diberikan kepada siswa yang ikut aksi unjuk rasa , untuk sementara hanya diberi pembinaan kepada siswa dan orang tua untuk lebih ketat mengawasi anaknya selama proses belajar belum bisa dilakukan secara tatap.muka.

“Sanksi sementara pembinaan dan pengawasan dikembalikan kepada orang tua,” pungkasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here