Mochtar Riza Pahlevi Tabrani Terpilih Kembali “Kok Bisa Yang Gagal dan Bermasalah Itu Dipilih Lagi?

53 views
Rich Ilman Bimantika Koord Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Nasional ( GMPN )

Onediginews.com – PT Timah (Persero) Tbk merupakan perusahaan strategis Nasional yang mengelola serta mengeksploitasi Kekayaan Alam Indonesia.

PT Timah merupakan salah satu perusahaan yang diberi tanggung jawab untuk merealisasikan amanah Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 Ayat 2 yang berbunyi “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”.

Mengingat PT Timah tersebut adalah perusahaan Strategis Nasional maka diperlukan sosok yang jujur, tanggungjawab dan tata hukum untuk memimpinnya sehingga pengelolaan perusahaan dan pendapatan perusahaan berjalan dengan baik.

Seandainya PT Timah tidak di pimpin oleh sosok sebagaimana disebutkan diatas, pihaknya sangat khawatir PT Timah akan dijadikan sebagai tambang oleh mereka yang tidak bertanggungjawab untuk memperkaya diri sendiri, keluarga dan kelompok-kelompoknya.

Namun hal yang kami khawatirkan tersebut benar-benar terjadi di PT Timah, dibawah kepemimpinan saudara Mochtar Riza Pahlevi Tabrani selaku Direktur Utama terus menerus mengalami kerugian.

Berdasarkan catatan yang dihimpun dari berbagai sumber, dalam tubuh PT Timah terdapat dugaan praktek korupsi yang merugikan Negara sekitar Rp 300 Miliar lebih untuk tahun anggaran 2019 dan untuk menutupi kerugian Negara di dalam PT Timah tersebut laporan keuangannya direkayasa demikian rupa agar terlihat PT Timah baik-baik saja.

Sekarang pertanyaan besar kami adalah “Apakah Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir” sudah melakukan kroscek atas adanya dugaan korupsi di PT Timah yang merugikan Negara Rp 300 Miliar lebih itu? Satu hal yang ingin kami sampaikan kepada Menteri BUMN bahwa membiarkan praktek korupsi di lembaga atau perusahaan yang berada dibawa tanggungjawabnya sama halnya mendukung praktek korupsi di Indonesia menggurita yang lama kelamaan akan menghancurkan bangsa Indonesia yang sama-sama kita cintai ini.

Selain itu, persoalan yang lain yang kami perhatikan dan mungkin juga diperhatikan oleh seluruh masyarakat Indonesia adalah PT Timah dibawah kepemimpinan saudara Mochtar Riza Pahlevi Tabrani telah mencetak rekor yaitu PT Timah behasil dibuat rugi setelah sebelum-sebelumnya tidak pernah merugi.

Namunanehnya adalah saudara Mochtar Riza Pahlevi Tabrani tetap di percaya untuk menjadi Direktur Utama di PT Timah. Padahal saudara Mochtar Riza Pahlevi Tabrani bisa dibilang sangat jauh dari layak untuk memimpin PT Timah. Ini ada apa? Apakah saudara Mochtar Riza Pahlevi Tabrani merupakan orang titipan sehingga layak atau tidaknya tidak menjadi pertimbangan?

Sebenarnya ada banyak persoalan yang terjadi di dalam PT Timah kalau kita mau benar-benar membuka mata, akan tetapi persoalan itu terlihat seolah ditutup-tutupi oleh mereka yang berkepentingan di PT Timah. Kami sebut saja salah satunya, ketika ada aksi demonstrasi di Bangka Belitung pada 4 November 2020 lalu terkait dengan aktifitas penambangan Timah di Pantai Matras, namun dalam aksi demonstrasi tersebut berakhir ricuh. Menurut informasi yang kami terima, kericuhan aksi demonstrasi tersebut terjadi karena adanya provokasi yang dilakukan oleh oknum aktivis Jakarta yang diduga di dikirim atau dibiayai oleh PT Timah. Kami meminta kepada Kapolri untuk mengusut tuntas aktor intelektual yang membiayai aktivis Jakarta ke Bangka Belitung tersebut.

Berdasarkan rentatan kegagalan dan kejadian tersebut, kami meminta kepada pemilik saham PT Timah untuk segera melakukan Rapan Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS – LB) karena kami khawatir masa depan usaha PT Timah dibawah kepemimpinan saudara Mochtar Riza Pahlevi Tabrani dikemudian hari akan semakin hancur dan berantakan yang berujung pada kolabsnya PT Timah.

Kami perlu mengingatkan kembali pejabat Negara kita ini yang mungkin sedang lupa, berhenti mempertahankan apalagi memberikan jabatan terus-menerus kepada orang yang berpotensi menghancurkan PT Timah dan segeralah mengambil langkah yang tepat agar PT Timah tidak menjadi seperti Jiwasraya dan Asabri.

Penulis :
Rich Ilman Bimantika
Koord Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Nasional ( GMPN )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here