Usai Pilkada, 3 Camat di Karawang Dipindahkan

597 views
Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Karawang, Haryanto melantik 4 pejabat baru, bertempat di ruang rapat Disperpusip di Jalan By Pass Tanjungpura Karawang. Jumat, (16/04/21).

Karawang, Onediginews.com – Bulan suci Ramadan bulan yang penuh berkah, begitu dengan seperti yang dialami oleh 3 Camat di Kabupaten Karawang yang mendadak mengisi kekosongan jabatan fungsional di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Karawang, Haryanto melantik 4 pejabat baru, bertempat di ruang rapat Disperpusip di Jalan By Pass Tanjungpura Karawang. Jumat, (16/04/21).

Empat Pejabat baru terserebut guna mengisi kekosongan dan kekurangan pada posisi jabatan Fungsional Arsiparis yang dibutuhkan sebanyak lima belas orang dan sekarang baru ada enam orang.

Tiga diantara mereka yang ditempatkan di jabatan barunya sebagai Fungsional Arsiparis, sebelumnya mereka menjabat sebagai camat, diantaranya:

Daeng Syueb sebelumnya ia menjabat sebagai Camat Cikampek dan kini dijabatan barunya ia menjabat sebagai Fungsional Arsiparis

Asep Supriadi, Sebelumnya ia menjabat sebagai Camat Telukjambe Timur dan kini dijabatan barunya menjabat sebagai Fungsional Arsiparis.

Mamat Rahmat, sebelumnya ia menjabat sebagai Camat Klari, dan kini dijabatan barunya menjabat sebagai Fungsional Arsiparis.

Saat Diwawancara, Haryanto Plt Disperpusip mengaku, empat pejabat baru ia lantik, dan tempatkan dibagian Fungsional Arsiparis atas perintah dr Cellica Nurrachadiana Bupati Karawang. Sedangkan perintahnya dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM).

“Oh ada, ada suratnya dari Bupati, perintahnya dari BKPSDM” kata Haryanto, Jumat (16/04/21).

Lanjutnya, empat pejabat yang ia lantik bukan rotasi dan mutasi, namun jabatan fungsional sehingga ia sebagai Plt Disperpusip bisa mengambil sumpah dan melantik jabatan fungsional dilingkungan kerjanya.

“ini bukan rotasi dan mutasi, inikan jabatan funsional. Mutasi itu kena mutasi. Kalau mutasi ibu (Bupati) yang melantiknya jabatan struktural, orang gak ada ko sekarang,” jelasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here