Polisi Berhasil Gagalkan Peredaran 4.4 Kg Ganja di Karawang

209 views
KT alias Maung (tengah), saat sadar berada di ruang penyidik Unit II bersama Kasat Res Narkoba Polres Karawang, AKP Aji Setiaji (kiri) dan Kanit II Sat Res Narkoba Polres Karawang, IPDA Andi Sabri (kanan).

Karawang, Onediginews.com – KT alias Maung (41) tersangka yang dipergoki petugas kepolisian sedang asik “Ngefly”, mengaku narkotika jenis ganja sebanyak 4.4 kilogram yang dimilikinya itu untuk diedarkan kembali di wilayah Kabupaten Karawang.

Kepada awak media, Kasat Res Narkoba Polres Karawang, AKP Aji Setiaji melalui Kanit II Sat Res Narkoba Polres Karawang, IPDA Andi Sabri mengungkapkan, tersangka KT alias Maung (41) baru menjadi kurir narkoba jenis ganja selama satu bulan.

“Dengan menggunakan metode di tempel, ia mengaku sudah tiga kali mengambil paket ganja dalam jumlah besar terbungkus menggunakan kardus yang telah disimpan di bawah pohon kelapa di Kecamatan Tempuran, Karawang, Jabar,” ungkap IPDA Andi Sabri kepada wartawan, Kamis (29/04/2021).

Dalam rinciannya juga, kata IPDA Andi, tersangka mengambil paket ganja yang pertama, terjadi sekira pukul 17.00 WIB, Minggu (14/03/2021) bulan lalu. Sedangkan untuk pengambilan paket ganja yang kedua, juga terjadi sekira pukul 17.00 WIB, pada Minggu (28/03/2021) bulan lalu.

“Dari dua kali ngambil paket ganja di bulan Maret kemarin, tersangka akui sekali ngambil paket ganja yang ditempel itu, sebanyak 3 kilogram paket ganja dalam sekali ambil,” terangnya.

Sementara untuk pengambilan yang ketiga di bulan April dengan jumlah paket ganja yang masih tetap sama sebanyak 3 kilogram juga, sambung IPDA Andi, lokasi dan tempatnya masih tetap sama di daerah Kecamatan Tempuran dan terjadi sekira pukul 17.00 WIB, pada hari Minggu (17/04/2021) pekan lalu.

“Tersangka KT, mendapatkan upah sebesar Rp 2 juta untuk setiap pengambilan barang haramnya itu. Upahnya tersebut, untuk biaya kebutuhan tersangka sehari-hari. Dan dari hasil pemeriksaan, KT mengaku disuruh dan dititipkan oleh tersangka berinisial BSU (DPO) yang kini masih dilakukan pengejaran oleh petugas,” jelas Andi.

Menurut Andi, selain mengambil barang haram tersebut, tersangka KT juga mengedarkan ganja dengan system ditempel di suatu tempat secara acak.

“Dalam satu kilogram, total yang sudah di recah dapat menjadi 24 paket ganja siap edar dengan beratan 15 gram, 30 gram, 35 gram dan 75 gram,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, KT alias Maung (41) dalam kondisi setengah sadar gara-gara terlalu asik “Ngefly” bersama narkotika jenis ganja yang dimilikinya sebanyak 4.4 Kilogram itu, tak berkutik saat Ngefly-nya dipergoki petugas kepolisian dari Unit II Sat Res Narkoba Polres Karawang.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil menemukan barangbukti 3 paket besar narkotika jenis ganja terbungkus lakban coklat dengan total berat bruto 3 kilogram, 24 paket kecil berisi narkotika jenis ganja yang siap edar di bungkus menggunakan klip bening dengan berat brutto 1.410 gram atau 1.1 kilogram.

Total berat bruto keseluruhan sekira 4.410 gram atau 4.4 kilogram.
Petugas juga turut mengamankan 1 unit timbangan elektrik dan 1 unit handphone merk oppo warna hitam milik tersangka dari dalam rumah kontrakannya di Gang Artis, Jalan Kosambi, Desa Duren, Kecamatan Klari, Karawang, Jabar.

Tersangka diketahui berprofesi sebagai buruh harian asal warga Dusun Pasir Telaga, Desa Pasir Telaga, Kecamatan Pedes, Karawang, Jabar.

Karena aksi Ngefly-nya itu, Maung terpaksa harus berlebaran di dalam penjara dan harus mengubur dalam-dalam hasrat Ngefly-nya untuk menghisap ganja yang menjadi malapetaka baginya. Sebab, Maung terancam kurungan penjara selama 12 tahun lantaran pasal yang dipersangkakan kepadanya, yaitu Pasal 114 (2) jo 111 (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (NOT).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here