Usai Viral Dimedsos Bawa Sajam & Ugal-ugalan 7 Anggota Gank Motor Paskal Diciduk Satreskrim Polsek Pamanukan

44 views

Subang, Onediginews.com – Jajaran Kepolisian Polsek Pamanukan Berhasil mengamankan 7 anggota Gank Motor Paskal dan ke 7 anggota Gank motor yang masih berstatus pelajar SMP tersebut diamankan setelah aksi ugal-ugaalan dijalur Pantura Pamanukan Subang, dengan memgacung-ngacungkan senjata tajam viral dimedia sosial dan membuat resah warga sekitar. Jumat, (11/0/6/2021).

Kapolsek Pamanukan, Kompol Undang Sudrajat, menjelaskan bahwa belum lama ini, warga di Pamanukan dibuat resah oleh aksi ugal-ugalan dijalan Gank Motor Paskal tersebut.

“Selain ugal-ugaalan dijalan, Gank motor yang beranggotakan 7 pelajar SMP tersebut, juga mengacung-ngacungkan Senjata tajam” ujarnya.

Dikatakannya, Aksi Gank motor Paskal yang ugal-ugalan dan mengacung-ngacungkan Senjata tajam tersebut juga viral di media sosial Facebook.

”Beberapa warga yang melihat sempat meng-upload melalui media sosial dengan akun Atas nama Ogay dengan menandai Pula akun @PoldaJabar dan @PolresSubang yang berisi foto dan video Aksi Kelompok Genk Motor di Jalan Pantura Pamanukan yang Meresahkan dengan Mengacungkan Sajam kepada Pengendara Lainnya,” paparnya.

Lebih lanjut Kapolsek Pamanukan, mengatakan bahwa atas dasar hasil Patroli Cyber di FB tersebut anggota Reskrim Polsek Pamanukan menindak lanjuti pengaduan tersebut.

”Ke 7 anggota Gank motor Paskal tersebut diamankan dari rumah masing-masing ke kantor Polsek Pamanukan untuk di lakukan Penyelidikan dan pengumpulan barang bukti berupa Sajam dan bendera,” tandasnya.

Anggota Gank motor Paskal tersebut langsung diberikan pembinaan dan peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatanya serta memanggil para orang tua anak tersebut.

“Kemudian ke 7 anak tersebut di buatkan pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan pembubaran kelompok Gank Paskal,” ungkapnya.

Lanjut Kompol Undang, Anak-anak tersebut akhirnya berjanji tak akan mengulangi hal serupa serta membuat video permohonan maaf dan ikrar untuk pembubaran Genk motor Paskal dengan simbolis membakar Bendera Genk.

“Selanjutnya anak-anak tersebut dibawa pulang oleh orang tuanya masing-masing dan Kami juga meminta kepada para orang tua untuk senantiasa memperhatikan pergaulan anak-anaknya, agar kasus seperti ini tidak terulang kembali dikemudian hari,” pungkasnya. (Rhm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here