Mahasiswa Kuliah di Al Azhar Mesir, Dia Kebanggaan Karawang, Meninggal Ditabrak Mobil.

68
Perwakilan Alumni Al Azhar M. Ramdhan (kiri) dan Bupati Karawang Cellica Nurrhadiana (kanan) saat berada di rumah Feri Irawan, mahasiswa Al Azhar asal Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang yang meninggal akibat kecelakaan di Mesir, Sabtu (24/7/2021) malam. (Sumber : Kompas.com)

Karawang – Onediginews.com – Feri Irawan, mahasiswa asal Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang meninggal di Mesir.

Feri tercatat sebagai Mahasiswa di Universitas Al Azhar Mesir jurusan Syariah. Putra pasangan, Pepen Efendi (50) dan Mumun (45) ini meninggalkan Tanah Air pada tahun 2018.Perwakilan Alumni Al Azhar M.

Ramdhan menceritakan sebelum kecelakaan terjadi pada 7 Juli 2021, Feri keluar untuk membantu temannya memfotokopi berkas.
Namun sejak saat itu Feri hilang dan tak ada kabar. Mereka kemudian mendapatkan informasi jika Feri ada di rumah sakit karena tertabrak mobil dengan kecepatan tinggi.

Feri kemudian dianyatakan meninggal dunia.
“Jadi memang info dari rumah sakit beliau tertabrak oleh mobil dengan kecepatan cukup tinggi,” ujar dia.

Setelah sempat terkendala dengan urusan administrasi, akhirnya jenazah Feri bisa dipulangkan ke Tanah Air pada 22 Juli 2021.
Kepulangan jenazah Feri dibantu oleh Bupati Karawang dan alumni Al Azhar yang ada di Indonesia.

“Berkat Ibu Bupati Karawang juga teman-teman alumni Al Azhar juga kebetulan disambungkan oleh Kang Fadli Zon, alhamdulillah sampai ke sana untuk perkara pengambilan jenazah di Mesir,” ungkap Ramdhan.

Sementara itu Minang (45), sepupu Feri mengatakan ayah Feri mendapat kabar duka itu saat tengah memimpin tahlil di rumah warga.
Ayahnya diketahui amil di Dusun Parungsela, RT 004, RW 002, Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.

Selain itu sang ayah juga membuka bengkel las motor.
“Kabar duka itu datang malam-malam,” ucap dia.
Minang mengenal bungsu dari lima bersaudara itu sebagai pemuda yang baik serta rajin hingga mendapatkan beasiswa ke Mesir.

“Dia rajin ngaji. Kemudian belajar di Al Ijtihad Cianjur lalu dapat beasiswa ke Mesir,” kata dia.
Di rumah duka, Bupati Karawang Cellica Nurrchadiana menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Feri Irawan.

“Dia kebanggaan Karawang,” kata Cellica.
Bupati Cellica mengaku mendapat telepon dari Fadli Zon bahwa ada warganya yang tengah bersekolah di Al Azhar yang meninggal.
Fadli Zon kemudian mengkomunikasikan dengan Menteri Luar Negeri, Kedutaan Besar, dan pihak terkait lainnya.
Selain menyumbang secara pribadi, kata Cellica, beberapa rekannya dan alumni Al Azhar juga memberikan bantuan dana untuk penulangan jenazah Feri.

“Kami kita langsung bergerak cepat bekerja sama dengan Karawang Peduli. Berkat komunikasi yang baik akhirnya bisa dipercepat,” ucap Cellica.

“Aku juga mengucapkan terimakasih karena Ikatan Alumni Al Azhar itu ikatan yang sangat luar biasa kompak, guyub yang membantu pemulangan jenazah almarhum,” kata dia.
(Sumber : Kompas.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here