Pemkab Sumedang Bersama Lintas Sektor Selenggarakan Program “UMKM Milenial Sumedang Naik Kelas”

175

Sumedang, Onediginews.com – Pemerintah Kabupaten Sumedang Bersama Lintas Sektor , pada kesemapatan ini meluncurkan program “UMKM Milenial Sumedang Naik Kelas “, Dalam rangka mendorong pengembangan pelaku UMKM di Kabupaten Sumedang.Rabu,( 27/10).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Sumedang, pihak dari Kementrian Koperasi dan UMKM (KEMENKOPUKM RI), DISKOPUMKMPP Sumedang, Dirut PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Pesero ), Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE), PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Creativepreneur Indonesia (RCI), beserta tamu undangan lainya.

Menurut keterangan dari pihak pelaksana kegiatan, Kegiatan ini dimaksudkan untuk membuat suatu program inkubasi dan menciptakan para pelaku usaha baru dari generasi muda atau milenial untuk menciptakan produk-produk UMKM unggulan khususnya UMKM Kabupaten.Sumedang.

Saat di konfirmasi, Ketua Pelaksana Program UMKM Milenial Sumedang Naik Kelas (dr.Harnandito Yuditia) mengatakan bahwa Kegitan ini dimaksudkan untuk membuat suatu program inkubasi dan menciptakan para pelaku usaha baru, selain itu juga pihaknya mempunyai pelatihan selama 1 (satu) bulan dan disusul dengan pendampingan selama 4 (empat) bulan, dimana para peserta ini nantinya akan langsung memiliki bisnis dan terjun ke lapangan didampingi oleh para mentor yang terkualifikasi.

” Selain itu kamipun akan membantu pemasaran, akses permodalan, akses perizinan dan segala hal yang dibutuhkan untuk membangun kelompok usaha yang mandiri ” Ucap Harnandito

Ia berharap, Kabupaten Sumedang memiliki para wirausaha – wirausaha muda baru yang menciptakan produk-produk inovasi unggulan.

” Karena kita tahu Kabupaten Sumedang ini masih belum banyak, daya-daya kreatif dalam menciptakan inovasi prodak ungggulan, khusus untuk Kabupaten Sumedang kita punya 6 (enam) prodak dari turunan dari mangga gedong (Gincu) , beras, ubi Cilembu, pisang, kopi akan diciptakan prodak turunannya ” ujarnya.

Masih dikatakan Harnandito, ” bahwa para pelaku usaha ini nantinya akan ditantang untuk menciptakan prodak inovasi baru yang Market-Fit tentunya sesuai kebutuhan pasar dari prodak tersebut ” pungkasnya.

Menurutnya, terkait Pemasaran karena pihaknya mempunyai akses pemasaran baik itu nasional ataupun Global. Kendati demikian yang paling penting saat ini tahap pertama bagaimana pihaknya bisa memastikan bahwa produknya Market-Fit dan layak untuk diterima di pasar Global.

” Kita merencanakan menginisiasi program ini menjadi program tidak hanya kabupatem Sumedang, jadi Kabupaten Sumedang ini menjadi inisiator program ini. dan rencananya akan menjalankan program ini bersama Kementerian dilakukan diseluruh indonesia.dan Kabupaten Sumedang ini menjadi percontohan atau Pilot Project ”

Saat Konferensi Pers, Sekertaris Daerah Kabupaten Sumedang (Drs.Herman Suryatman, M.Si.) mengatakan bahwa outcome dari kegiatan ini harus mampu menciptakan 60 orang remaja milenial.

” Sebanyak 60 orang yang pelaku UMKM akan naik kelasnya dan usahanya bisa meningkat pesat. Kita bekali juga para anak-anak muda dengan teknologi informasi sehingga bisa lebih akseleratif, Sehingga UMKM baru yang lahir bisa menjadi perusahaan startup, perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat ” ucapnya.

Menurutntya, Usaha ditentukan oleh dari skala usaha. Sekarang paradigmanya sudah berubah ke economic speed, artinya ekonomi itu ditentukan oleh kecepatan.

” Jadi walaupun modalnya hanya lima sampai sepuluh juta, tapi cepat sirkulasi uangnya meskipun kecil. ” ucap Sekda.

Sekda menambahkan, Starup sendiri diharapkan bisa membuka dan memiliki peluang lapangan kerja yang besar untuk warga Kabupaten Sumedang dan bisa menaikan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu dari Pihak YMIE (Yanti) menjelaskan bahwa Program UMKM Milenial Sumedang Naik Kelas, pembiayaannya bukan dari APBD tetapi difasilitasi oleh Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE). Dengan bantuan CSR dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (persero), PT. Sara Multigriya Finansial (persero) BUMN dibawah Kementerian Keuangan, dll support berbagai pihak terutama Pemerintah Kabupaten Sumedang.

” Sedangkan RCI merupakan kepanjangan tangan dari Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) yang ada di Sumedang,” Ucap Yanti selaku Sekertaris YMIE.

(rpg)

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here