spot_img
28 C
Jakarta
Minggu, Agustus 31, 2025

Pembangunan Lapangan Tenis Dibiayai APBD Ratusan Juta, Tapi Sekolah Sampai Hutang Pinjam Biayai Pengurugan??

KARAWANG | Pembangunan lapangan tenis di 5 Sekolah Menengah Pertama Negeri Karawang menjadi sorotan publik.

Sselain dinilai tidak tepat sasaran, pengadaan lapangan tenis juga dinilai sarat kepentingan pejabat tertentu.

Kelima lapangan tenis dibangun, di antaranya di SMPN 8 Karawang Barat, SMPN 2 Majalaya, SMPN 3 Tirtamulya, SMPN 1 Pangkalan dan SMPN 2 Rengasdengklok.

Diketahui, dari satu titik lapangan menelan biaya Rp 200 juta dari APBD Kabupaten Karawang 2024 melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora), Bidang Pemuda dan Olahraga.

Awak media pun mencoba menelusuri salah satu pembangunan lapangan tenis yang ramai menjadi pembincangan masyarakat.

Baca Juga  Family Gathering PWI Bekasi Raya Bersama Transera Waterpark

Pasalnya, pembangunan lapangan tenis yang jelas-jelas dibiayai oleh pemerintah daerah itu, justru pengurugan tanah lapangnya ditanggung oleh sekolah sebagai penerima manfaat.

Kepala Sekolah SMPN 3 Tirtamulya, Kecamatan Tirtamulya, Karsam ketika dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Bahwa pengurugan dikerjakan pihak sekolah atas dasar permintaan pihak pelaksana (pemborong).

“Yang mengerjakan pengarugan itu sekolah….pihak pelaksana minta keadaan tanah udah rata,” kata Karsam, seraya membenarkan bahwa segala biaya pengurugan sekolah yang menanggung sebesar Rp. 20 juta.

Ditanya kemudian, dari manakah anggaran yang didapat sekolah untuk membiayai pengurugan lapangan tenis APBD itu.

Baca Juga  Momentum HUT RI, BAZNAS Sumedang Salurkan Ragam Bantuan Termasuk Kaki Palsu

“Kita cari dana talangan,” ucap Karsam singkat.

“Ya bisa berbagai upaya, seperti CSR, tokoh masyarakat, perushaan sponsor dan masyarakat dan komite,” jawabnya ketika disoal darimanakah nantinya pihak sekolah membayar dana talang tersebut.

Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang kini memang gencar kembangkan sarana olah raga disekolah-sekolah dari mulai lapangan volly sampai ke lapangan tenis.

Hal itu bertujuan untuk memfasilitasi bakat dan minat siswa-siswi disekolah, khususnya dibidang olahraga, sehingga diharapkan mampu menciptakan atlet-atlet olahraga berprestasi.

 

Reporter : Nina Melani Paradewi

BERITA LAINNYA

NASIONAL

PERISTIWA

- Advertisement -spot_img

TRENDING NEWS

HUKUM & KRIMINAL

POLITIK

BERITA POPULER

HUKUM & KRIMINAL

DAERAH

error: Content is protected !!