spot_img
28.7 C
Jakarta
Minggu, Agustus 31, 2025

Santri Di Pesantren Dan Ibu Hamil Di Kecamatan Ciasem Subang Lakukan Rafid Tes Covid 19

Subang – Onediginews.com – Puluhan santri dan ibu hamil di Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), mengikuti rapid test yang digelar Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu (29/7/2020).

Pemeriksaan yang dilaksanakan secara gratis tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Para santri yang diperiksa sebanyak 35 orang dari Pondok Pesantren (Ponpes) As-Salafiyah di Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem. Mereka dites cepat karena sudah mulai belajar secara tatap muka di pondoknya. Sementara belasan ibu hamil yang diperiksa, berasal dari warga setempat dekat pesantren.

Baca Juga  Momentum HUT RI, BAZNAS Sumedang Salurkan Ragam Bantuan Termasuk Kaki Palsu

Dari pantauan, petugas kesehatan yang menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, mengambil sampel darah santri dan ibu hamil satu per satu. Para santri terlihat antusias. Mereka umumnya mengaku senang bisa ikut rapid test karena bisa mengetahui kondisi kesehatan masing-masing.

“Kami senang karena bisa ikut rapid test ini supaya kami bisa tahu kondisi di sini. Kami berharap semoga hasilnya semua negatif dan di wilayah ini aman dari penyebaran Covid-19,” kata santriwati, Lilis Khoeriyah, Rabu (29/7/2020).

Petugas Kesehatan, Doding Saepudin mengatakan,Bahwa program rapid test dari Dinas Kesehatan Pemkab Subang itu menyasar Keseluruh pondok pesantren dan para ibu hamil.Yang Khususnya di Wilayah Ciasem, ada Sebanyak 50 orang yang dites cepat, yakni 35 orang santri dan 15 ibu hamil di Wilayah Kisaran Pesantren.

Baca Juga  Tingkatkan Layanan, DAK Banjiri Proyek Pengadaan dan Pembangunan di RSUD Jatisari Gelontorkan

“Tujuan rapid test ini untuk tracking supaya Covid-19 bisa dipastikan betul-betul tidak ada di wilayah Ciasem. Dan Alhamdulillah sejauh ini hasil rapid test masih negatif,” Pungkasnya. (Ekaps)

BERITA LAINNYA

NASIONAL

PERISTIWA

- Advertisement -spot_img

TRENDING NEWS

HUKUM & KRIMINAL

POLITIK

BERITA POPULER

HUKUM & KRIMINAL

DAERAH

error: Content is protected !!