spot_img
31.2 C
Jakarta
Minggu, Agustus 31, 2025

Tingkat Pencemaran Udara di Kawasan industri Lebih Tinggi.

KARAWANG – .Sekretaris. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang Rosmalia Dewi mwnilai selama ini udara di wilayah Karawang masih baik. Udara yang selalu diukur melalui alat yang terpasang di bundaran Ramayana itu masih cukup baik.

“Tidak ada yang buruk. Udara sejauh ini masih baik dan sehat dihirup” kata Rosmalia, Selasa (21/7).

Dikatakan Rosmalia, melalui alat tersebut, dapat diketahui jika kualitas udara di Karawang masih cukup baik. Di wilayah perkotaan yang terjangkau oleh alat tersebut memang banyak polusi dari asap kendaraan.

Baca Juga  Meriahkan HUT RI Ke-80, RW 013 Gelar Lomba Cat Galon Bekas

Untuk itu, jika kemudian sepeda dijadikan alat transportasi untuk bekerja maka udara di Kota Pangkal Perjuangan ini akan lebih baik.

“Kalau sekarang kan belum banyak yang pakai. Kalau kerja sudah pakai sepeda mungkin akan lebih bagus terhadap kualitas udara,” ucapnya.

Rosmalia juga mengatakan, untuk kualitas udara di wilayah pedesaan belum bisa diketahui , Karena saat ini pihaknya hanya memiliki satu alat pengukur udara yang berada di perkotaan.

“Standar umum baru punya satu alat. Kita rencananya minimal punya 5 alat tapi belum terealisasi,” ujarnya lagi.

Baca Juga  Kereta Naga Paksi Tampil di Kirab Budaya HUT ke-80 Propinsi Jawa Barat

Di tempat yang sama, Kabid Pengendalian Pencemaran Kerusakan dan Konservasi Lingkungan Mely Rahmawati menuturkan, berdasarkan alat indeks standar pencemaran (ispu) yang dimiliki, kualitas udara di wilayah perkotaan itu tergantung cuaca.

Parameter yang dipasang di bundaran mega mal itu selalu terpantau oleh dinas melalui server. Untuk itu, setiap saat parameter tersebut menunjukan kualitas udara yang berubah-ubah.

“Kadang jelek kadang baik. Jelek itu biasanya karena polutan dari kendaraan dan juga dari industri pindodeli karena dekat ke sana,” tuturnya.

Menurutnya, kualitas udara di wilayah industri sangat berbeda dengan pemukiman. Tingkat pencemaran terhadap udara di wilayah industri lebih tinggi.

Baca Juga  Momentum HUT RI, BAZNAS Sumedang Salurkan Ragam Bantuan Termasuk Kaki Palsu

“Kita pantau ke lapangan kemudian perusahaan harus bisa mengendalikan pencemaran tersebut agar udara yang keluar sudah bersih. Karena kurang baik untuk kesehatan,” paparnya.(nin/red)

BERITA LAINNYA

NASIONAL

PERISTIWA

- Advertisement -spot_img

TRENDING NEWS

HUKUM & KRIMINAL

POLITIK

BERITA POPULER

HUKUM & KRIMINAL

DAERAH

error: Content is protected !!