spot_img
31.4 C
Jakarta
Sabtu, Agustus 30, 2025

TKI Asal Karawang,Kembali Menjadi Korban Kekerasan

KARAWANG- Kekerasan tehadap Pekerja Migrant Indonesia (PMI) asal Karawang, kembali terjadi kali ini menimpa Sri Sartika (21) asal Dusun Kobakbiru ,Desa Karangmulya, Kecamatan Telukjambe barat,Karawang, hanya karena salah ucap kata langsung dipukul anak majikan dibagian wajah hingga lebam .

Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang menjadi pembantu rumah tangga di kota Al dil Sakaka, Arab Saudi, pada majikan bernama Abdulrahman alhasni mengaku hanya kesalan ucap kata, tiba-tiba kepalan tangan anak majikan langsung memukuk muka persis dikelopak mata hingga lebam.

“Awalnya salah ucap kata langsung memukul dibagian mata,” kata Sri, kepada Garda BMI di Arab Saudi.

Baca Juga  Rayakan Kemerdekaan, Indosat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi dan Digital Masyarakat

Humas Garda BMI ,Ahyar, mengatakan tenaga kerja asal Karawang tersebut melaporkan kasus pemukulan tersebut, hingga mengalami luka di bagian muka. Selain memukul juga mencekik leher hingga kesulitan bernapas.

“Pengakuan ia, selain dipukul juga dicekik oleh anak majikan,” kata Ahyar.

Peristiwa dialami TKW asak Telukjambe Barat, Karawang tersebut langsung dilaporkan kepada KBRI Riyadh untuk segera mendapatkan pertolongan, sampai berita ini diturunkan, Sri Sartika masih mengurung diri didalam kamar.

“Mingu malam,saya menghubungi KBRI Riyadh Arab Saudi yang dihubungkan langsung dengan pihak agency rent Almawarid, sementara TKW tersebut mengurung diri dalam kamar karena ketakutan mendapat siksaan kembali.

Baca Juga  AKSI Program TJSL PT. Pupuk Kujang Libatkan Karyawan Lintas Unit Kerja

“Kasus ini sudah dilaporkan ke KJRI namun belum ada penanganan ,” kata Ahyar.

Diketahui,Sri Sartika dipekerjakan oleh agency Rent Almawarid, Riyadh Arab Saudi,setiap harinya mendapat kata-kata kasar dari salah seorang keluarga majikan,Dia minta dipulangkan ke Indonesia.

“Dia trauma,minta dipulangkan ,” tutup Ahyar. (nan/red).

BERITA LAINNYA

NASIONAL

PERISTIWA

- Advertisement -spot_img

TRENDING NEWS

HUKUM & KRIMINAL

POLITIK

BERITA POPULER

HUKUM & KRIMINAL

DAERAH

error: Content is protected !!