spot_img
27.7 C
Jakarta
Minggu, Agustus 31, 2025

KLB Demam Berdarah, Jumlah  Pasien 842 , Meninggal Jadi 9 Orang

KARAWANG- Rumah Sakit Bayukarta  masih merawat penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) sebanyak 9 orang. Pasien DBD yang masih dirawat  terdiri dari 8 orang pasien dewasa dan 1 orang anak-anak. Data pasien DBD selama Pebruari -Juli sebanyak 128 orang, paling banyak pada bulan Juni ada 41 orang.

Direktrur RS Bayukarta dr. A.M. Lisliyantotot angka penderita DBD yang dirawat di rumah sakit itu selama bulan Pebruari hingga Juli ini sudah mengalami penurunan dibandingkan bulan Juni.

“Dibanding bulan lalu, jumlah pasien demam berdarah yang dirawat sudah mulai turun,” kata Lisliyantotot. Senin (13/7) di rumah sakit.

Baca Juga  Momentum HUT RI, BAZNAS Sumedang Salurkan Ragam Bantuan Termasuk Kaki Palsu

Lisliyantotot menegaskan meskipun sebagian pasien sudah banyak yang diperbolehkan pulang, jelas Lisliyantotot, hingga siang ini RS masih terus meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, penderita DBD yang datang ke rumah sakit itu masih terus berdatangan. Hari ini saja, katanya, jumlah pasien baru yang dirawat sebanyak 9 orang.

“Pada bulan Juni pasien DBD berjumlah 41 orang, menurun menjadi 9 orang pada bulan Juli,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Nanik Djojana menerangkan hingga hari jumlah meninggal akibat DBD bertambah 1 orang dari sebelumnya 8 orang meninggal. Sementara jumlah pasien DBD dari Januari hingga petanggal hari ini mencapai 842 orang yang tersebar disejumlah pasilitas kesehatan baik rumah sakit maupun puskesmas.

Baca Juga  Tingkatkan Layanan, DAK Banjiri Proyek Pengadaan dan Pembangunan di RSUD Jatisari Gelontorkan

“Jumlah penderita DBD sejak Januari hingga sekarang mencapai 842 orang, paling tinggi pada bulan Juni mencapai 250 orang,” terangnya.

Sejak ada peningkatan DBD, pihak Dinkes telah memberlakukan Kejadian Luar Biasa (KLB) , namun KLB kalah dengan pandemi Covid-19, sehingga pemberlakukan KLB tidak nampak kepermukaan.

“Sejak lama telah diberlakukan KLB, namun kalah dengan penanganan virus corona,” tutupnya.(red)

BERITA LAINNYA

NASIONAL

PERISTIWA

- Advertisement -spot_img

TRENDING NEWS

HUKUM & KRIMINAL

POLITIK

BERITA POPULER

HUKUM & KRIMINAL

DAERAH

error: Content is protected !!