Banyak Gedung Sekolah Rusak, Pemda Diminta Irit Anggaran Makan Minum Pejabat

216

Karawang, Onediginews.com – Dunia pendidikan Kabupaten Karawang nampaknya masih sangat memprihatinkan. Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya bangunan sekolah yang rusak, bahkan nyaris roboh.

Dimana seharusnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dapat memfasilitasi dengan baik sarana dan prasarana bagi para penerus bangsa untuk menunjang proses belajar dan mengajar.

Ironisnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) justru malah lebih mengalokasikan anggaran hingga miliaran rupiah hanya untuk Belanja Makanan dan Minuman Jamuan tamu.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Asep Syaripudin meminta pemerintah daerah Kabupaten Karawang untuk mengefisiensi anggaran kegiatan – kegiatan yang sifatnya gebyar dan seremonial.  Apalagi saat ini Indonesia khususnya Kabupaten Karawang sedang menghadapi pandemi Covid-19 dimana banyak kegiatan – kegiatan yang dibatasi.

BACA JUGA : Ribuan Bangunan Sekolah Rusak Di Karawang, Pemkab Pilih Anggarkan Rp. 6 Milyar Untuk Mamin Jamuan Tamu.

“Kami berharap Pemerintah Daearah (Pemda) bisa melakukan efisiensi anggaran, seperti anggaran makan minum, karena Covid-19 membuat banyak kegiatan Pemda yang tidak bisa berjalan dengan normal,” kata Asep menuturkan.

Ia berharap, Pemda bisa mengestimasi atau menghitung berapa biaya anggaran makan -minum sampai akhir tahun 2021. Dan anggaran ini terpakai semua atau tidak. Sehingga didalam pembahasan perubahan 2021 nanti, anggaran tersebut bisa diefesiensi untuk membantu dunia pendidikan.

“Jika dilakukan efesiensi, anggaran bisa dialihkan  ke sarana dan prasarana pendidikan karena saat ini sudah banyak gedung sekolah yang dalam kondisi rusak berat,” ujar Asep.

Terakhir dikatakannya, semua kembali lagi kepada bagaimana komitmen Kepala Daerah, Eksekutif maupun Legislatif itu sendiri untuk memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Karawang.

“Selain makan minum, pasti ada juga anggaran program dan kegiatan lain yang bisa diefesiensi, untuk membantu memberikan skala prioritas perbaikan sarana dan prasarana gedung – gedung sekolah yang rusak,” pungkasnya. (Nina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here