Diduga Marak Percaloan, Benarkah Masuk PT. Chang Shin Harus Sogok Rp. 11 Juta ? 

1861
(Dok. Istimewa)

Karawang, Onediginews.com – PT. Chang Shin Indonesia sekitar bulan Oktober 2021 lalu membuka ratusan lowongan tenaga kerja.

Namun belakangan terungkap, masih maraknya praktek percaloan yang terjadi di lapangan. Iming-iming diangkat sebagai karyawan tetap selesai training, agar mudah diterima. Calon karyawan harus menyiapkan uang sogok mencapai belasan juta rupiah.

IK (28 tahun) bagian sewing, merupakan satu diantara karyawan training yang masuk melalui jalur tersebut. Hal ini terungkap melalui penuturan salah satu pihak keluarga bersangkutan yang minta identitasnya dirahasiakan pada awak media, Kamis (2/12/2021) kemarin.

“Pada proses pemberkasan (daftar online, red) selesai, mulai ada pembicaraan mengenai admin. Untuk memperlancar masuk kerja dari yang tadinya 2 juta ke 4 juta, naik jadi 6, 8 sampai akhirnya 11 juta,” ungkapnya.

Dia menyayangkan terkait praktik percaloan yang membuat calon karyawan harus menggunakan uang pelicin yang jumlahnya mencapai belasan juta rupiah tersebut. Adanya oknum-oknum diduga orang dalam perusahaan, memanfaatkan keadaan dengan dalih membantu, tapi kemudian memasang tarif untuk bisa lolos diterima sebagai karyawan.

“Kalo memang calon karyawan sudah berpengalaman lama sebelumnya, kenapa harus pakai uang untuk masuk kerja,” ujar yang bersangkutan.

Diceritakannya, siang hari pasca IK mendapat email diterima masuk sebagai karyawan Chang Shin pada 18 Oktober 2021. Melalui komunikasi dengan teman dekat IK yang sebelumnya telah masuk terlebih dahulu di PT Chang Shin, ‘oknum’ yang mengawal dari mulai proses pendaftaran sampai akhirnya IK diumumkan diterima, langsung kemudian menagih biaya pelicin sesuai tarif yang ditetapkan.

“Sore harinya sekitar jam 5 bertempat di salah satu minimarket di Karawang, disaksikan langsung oleh saya dan teman dekatnya yang mengajak masuk (kerja, red) tersebut, kemudian uang itu diserahkan untuk katanya orang yang lebih lama bekerja,” tandasnya.

Sementara itu, pihak PT Chang Shin Indonesia ketika coba dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut tidak ada perwakilan manajemen yang bisa ditemui.

Dari pihak security, bahkan terkesan menghindar dengan dalih harus membuat janji terlebih dahulu bila ingin wawancara dengan pihak perusahaan. (Nina)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here