Bagi Yang Masuk Ke RI : Pemerintah Indonesia Resmi Putuskan Masa Karantina Jadi Tujuh Hari

125
Dok. Istimewa

Jakarta – Onediginews.com – Pemerintah Indonesia resmi menetapkan karantina kedatangan menjadi tujuh hari, mencegah masuknya varian baru Covid-19 Omicron.

Pemerintah resmi memutuskan untuk menambah waktu karantina bagi warga negara asing (WNA) dan WNI yang masuk ke Indonesia. Diketahui semula peraturannya hanya 3 hari, kini menjadi 7 hari masa karantina setelah masuk Indonesia.

Penambahan waktu karantina ini bertujuan mencegah penyebaran Covid-19 varian baru masuk Indonesia yang merebak di Afrika Selatan yakni Omicron.
Hal tersebut disampaikan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi persnya pada Minggu, 28 November 2021.

Luhut mengatakan kebijakan itu mulai diterapkan pada Senin, 29 November 2021 tepat pukul 00.01 waktu setempat. “Pemerintah akan meningkatkan waktu karantina bagi WNA dan WNI dan dari luar negeri di luar dari negara poin A, menjadi 7 hari dari sebelumnya 3 hari,” kata Luhut sebagaiman dikutip dari PikiranRakyat-Bekasi.com dari PMJ Minggu, 28 November 2021.

Adapun negara Poin A yang dimaksud Luhut antara lain Afrika Selatan, Bostwana, Namibia, Zimbabwe, Leshoto, Mozambik, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia dan Hong Kong.
Selain itu Luhut juga meminta masyarakat Indonesia tidak panik dalam menghadapi Covid-19 varian Omicron.

Diketahui varian baru ini menjadi perhatian berbagai negara dunia lantaran diduga lebih cepat penyebarannya.

“Masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapi varian Omicron ini,” kata Luhut.
Luhut menjelaskan pemerintah saat ini terus bekerja keras dalam menangkal penyebaran Covid-19 terutama jenis varian baru yakni varian Omicron.

Yakni salah satunya dengan upaya menutup pintu masuk warga negara asing (WNA) dari negara terdeteksi penyebaran varian Omicron.

Diketahui Covid-19 varian Omicron itu ditemukan dokter Afrika Selatan Dr. Angelique Coetzee beberapa waktu lalu, dan virus ini sangat mudah menyebar.

Dr. Angelique Coetzee menyebut virus ini penyebarannya dengan ciri gejala sangat berbeda dan sangat ringan dari yang pernah ada sebelumnya.* (red.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here