Geruduk Kantor Bupati Karawang, Buruh KBPP Kecewa Bupati Tidak Menemui

111

Karawang – Onediginews.com – Kantor Bupati Karawang hari ini Rabu, 27/10/2021 ramai diserbu buruh dari Koalisi Buruh Pangkal Perjuangan (red.KBPP). Aksi ini diikuti oleh massa dari aliansi serikat pekerja yang tergabung dalam KBPP terdiri dari FSP KEP SPSI, FSPEK, KASBI, K-SARBUMUSI dan FSPMI.

Pada aksi hari ini mereka menyampaikan beberapa tuntutan buruh yakni meminta Bupati Karawang untuk segera mengeluarkan Peraturan Bupati (PERBUP UKU 2021), naikan upah UMK tahun 2022 sebesar minimal 7,5% dan batalkan UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.

Berdasarkan pentauan awak media ONEDIGINEWS.COM massa mulai berdatangan dengan Mokom (red. Mobil Komando), kendaraan roda 4 dan roda 2. Selain itu massa juga tampak membawa bendera federasi

masing-masing serikat pekerja, tampak pula mereka membawa berbagai poster dan spanduk bertuliskan tuntutan aksi buruh.

Perwakilan federasi serikat buruh hari ini juga diperbolehkan masuk ke kantor Bupati Karawang. Awalnya mereka ingin menemui Bupati ataupun Wakil Bupati namun mereka tampak kecewa sekali dikarenakan mereka hanya bisa berjumpa dengan pihak Disnaker Karawang yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati Karawang.

Dalam pertemuannya kepada awak media ONEDIGINEWS.COM Dion, perwakilan buruh dari FSPTSK SPSI Karawang tampak sekali kekecewaannya dikarenakan hal tersebut. Ia mengatakan, “Hari ini kami ingin melakukan diskusi baik dengan Kepala Disnaker Karawang, Bupati Karawang dan semua aparat pemerintah daerah Kabupaten Karawang tetapi belum juga mendapatkan hasil sesuai harapan kami. Ternyata sampai dengan aksi kami hari ini pun Bupati Karawang / Wakil Bipati tidak bisa menemui kami. Hal ini sangat mengecewakan kami yang sudah berusaha datang, kami datang baik-baik mematuhi proses kami juga tidak mengajak banyak masa, tetapi ternyata penerimaannya mengecewakan. Maka dari itu kami memutuskan untuk keluar dari pertemuan dan kami akan terus melakukan aksi di sini bahkan mungkin sampai lewat batas waktunya pun akan kami lakukan,” ungkapnya.

Selain itu dalam pertemuan penutupnya kepada awak media ia juga mengatakan, kami juga akan mengarahkan rekan-rekan kami yang nanti setelah pulang kerja untuk menuju Pemda Kabupaten Karawang sampai Bupati dan Wakil Bupati bersedia bertemu dengan kami dan memberikan sebuah kepastian kepada kami atas tuntutan kami tersebut. Jika tidak maka kami akan melakukan aksi lagi dengan masa yang jauh lebih besar dari ini apapun itu segala bentuk resikonya demi perjuangan untuk kesejahteraan buruh Kabupaten Karawang, tutupnya. (FJR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here