Tuesday, April 16, 2024
HomeBisnisPT.CAHAYA PELANGI UTAMA TIDAK PROFESIONAL DI SINYALIR RUGIKAN WARGA BKI

PT.CAHAYA PELANGI UTAMA TIDAK PROFESIONAL DI SINYALIR RUGIKAN WARGA BKI

PT. CAHAYA PELANGI UTAMA RUGIKAN WARGA BKI
Onediginews.com
Sukatani, Bekasi
Pengadaan air bersih Water Treatment Plant ( WTP) PT.Cahaya Pelangi Utama yang beroperasi di wilayah perumahan Bumi Kahuripan Indah yang mencakup dua Desa, Sukahurip dan Sukamanah Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi, sangat tidak profesional bahkan merugikan pelanggannya.

Sering terjadi matinya pengadaan air bersih yang kelola PT Cahaya Pelangi Utama, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada para pelaanggannya yang sebagian besar warga perumahan BKI.
Hal ini jelas..membuat warga mengalami kesulitan air, bahkan sampai berhari hari air mati seperti yang terjadi saat ini.
Enan selaku ketua RW 010 Desa Sukahurip yang berdomisil di BKI sangat geram dan menyesalkan kejadian sering matinya air tesebut, dan akan melakukan demo dengan beberapa warga nya apabila pelayanan nya selalu buruk dan tidak profesional, karena sangat menyulitkan warga Kata Dia.
Di tempat terpisah Minin Muslim Ketua Harian Jajaka Nusantara yang juga warga BKI, menungkapkan kekecewaan nya pada wartawan, tentang buruknya pelayanan WTP yang di kelola PT. Cahaya Pelangi Utama yang sering mati berhari hari tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.Rudi salah satu pelanggan, warga Blok D 11 No 29 mengatakan kepada wartawan.” Saya sangat kecewa dengan pelayanan WTP, PT Cahaya Pelangi Utama, klo telat sampai 3 bulan tidak bisa di bayar 1 atau 2 bulan berikut denda sama sekali tidak ada toleransi, tapi saya kecewa air sering mati lama sampai saya mengungsi ke rumah orang tua di Bekasi, ungkapnya.
Dengan sering mati nya air WTP yang di kelola oleh PT Cahaya Pelangi Utama warga BKI akan memprotes jika perlu harus di ganti pengelolaannya agar warga yang menjadi pelanggan tidak di rugikan, tambah Enan ST, selaku ketua Rw 10.
( SS )

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments