Tuesday, February 27, 2024
HomeBeritaDuh, Diduga Gegara Kades, Atap Desa Sindangsari Terancam Dibongkar!

Duh, Diduga Gegara Kades, Atap Desa Sindangsari Terancam Dibongkar!

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Kepala Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga tak sanggup bayar sisa pembayaran pekerjaan renovasi atap gedung kantor desanya. Sehingga kemudian, pihak pelaksana pekerjaan mengancam akan membongkar kembali sebagian atap desa.

 

Ancaman tersebut dikarenakan, pihak pelaksana asal Kutawaluya bernama Herlambang ini, tak juga kunjung mendapatkan jawaban pasti tentang sisa pembayaran pekerjaan renovasi atap kantor desa Sindangsari.

Menurut Herlambang, dirinya sudah melaksanakan kewajibannya mengerjakan renovasi atap Kantor Desa Sindangsari pada awal bulan Agustus lalu. Tetapi ketika pekerjaan selesai, Kepala desa Sindangsari meminta tenggang untuk sisa pembayaran di akhir bulan agustus dengan menjaminkan sepeda motor jenis Honda Vario yang mati pajak.

” Saat pekerjaan selesai saya nagih sisa pembayaran dan itu untuk pembayaran pekerja, nominalnya padahal hanya belasan juta tapi kepala desa mengaku uangnya habis terpakai olehnya, dan kepala desa menjaminkan motor yang mati pajak sebagai jaminan dan janji akan melunasi akhir bulan Agustus kemarin,” ungkap Herlambang, Rabu (27/9/2023).

Namun lanjutnya, sampai batas waktu yang ditentukan, pihak kepala desa ternyata masih belum bisa melunasi sisa pembayaran.

Ia pun masih sempat bersabar, tetapi Herlambang menuturkan, sampai menjelang akhir bulan September, kepala desa hanya terus berjanji. Itulah mengapa, ia akan membongkar kembali atap kantor desa senilai dengan total sisa pembayaran.

” Saya sudah mencoba berulang kali menagih sisa pembayaran tapi kepala desa hanya bilang tar sok, tar sok, saja. Tanggal sekian lah, belum ada pencairan lah, padahal setahu saya dana bantuan gubernur (ban-gub) sudah sepenuhnya terealisasi, dan janji kades terakhir pada hari Senin, 25 September 2023 kemarin meleset lagi, sedangkan saya juga butuh uang tersebut buat membayar para pekerja, saya mah pemborong kecil dengan modal nekat, kalau kepala desa gak ada pelunasan ya terpaksa saya bongkar lagi atap itu senilai sisanya” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sindangsari, H. Kaning, sampai berita ini diturunkan belum memberikan jawaban. Didatangi awak media ke kantor desannya disaat jam kerja pun, pas jam kerja, H. Kaning tak ada ditempat. (Red)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments