Tuesday, April 16, 2024
HomeDaerahNenek Sebatangkara, Tinggal Ditempat Gubuk Hampir Roboh

Nenek Sebatangkara, Tinggal Ditempat Gubuk Hampir Roboh

KARAWANG- Nenek Wasmi (60) seorang nenek yang hidup sebatang kara di kampung Pasirputih,Desa Sukajaya,Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, tinggal disebuah rumah yang jauh dari kata layak. Perempuan paruhbaya ini tinggal dirumah bambu berukuran 5 x 6 meter.

“Sudah puluhan tahun tinggal dirumah seperti ini sebelumsuami.meninggal,” kata Wasmi, Sabtu (9/8) di rumahnya.

Dia bercerita tinggal digubuk reyot berdinding bilik bambu yang sudah bolong akibat dimakan usia, atap gubuk sudah miring ,genting sudah banyak yang jatuh sementara kamar tempat tidur tertutup terpal yang sudah rusak di sana sini.

“Jangankan bisa memperbaiki ,untuk makan saja kesulitan,” katanya.

Wasmi mengaku sebelum suami meninggal dunia, sudah tinggal bersama selama puluhan tahun dan gubuknya tidak pernah direhab .Rumah bambu peninggalan suami kondisinya sudah semakin parah,hampir disetiap sudut tiangnya sudah disangga bambu.

“Ketidakmampuan secara ekonomi yang membuat gubuk hampir roboh,”lirihnya.

Sani, (45) tetannga dekat nenek Wasmi, keadaan seperti  ini tidak dibiarkan begitu saja sebetulnya. Sejak masih ada suaminya pernah mengajukan bantuan kepeda pemerintah melalui desa setempat, tapi apa boleh buat, penga juan tidak ada realisasi hingga suaminya meninggal dunia.

“Sudah pernah pengajuan rumah layak huni ,namun belum ada realisasi,” tandasnya.

Dia menambahkan, atas penderitaan nenek Wasmi, mengetuk hati pemangku kebijakan dari pemerintah kabupaten ,untuk membantu supaya nenek ini punya harapan hidup dan juga punya tempat tinggal yang aman untuk dihuni.

“Saya berharap pemerintah segera merealisasikan punya tempat tinggal yang aman,” imbuhnya.)nan/red)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments